Peredaran Narkotika bukannya makin hari makin menurun, melainkan meningkat seiring dengan bebasnya kehidupan saat ini. masyarakat di indonesia saat ini sedang diambang kehancuran apabila terus-terusan dilanda kegelapan narkotika. Artispun sudah terjangkit dalam lilitan peredaran gelap narkotika, apalagi dengan masyarakat biasa yang sehari harinya tidak mendapatkan bermacam fasilitas ekonomi, akan semakin terpuruk kehidupan bangsa kita.
Majalengka,. suatu kabupaten yang terpencil di wilayah Jawa Barat yang luas ini,.. mungkin Jawa barat orang mengira identik dengan Bandung. tetapi sesungguhnya, banyak wilayahnya yang jauh dari kehidupan kota besar, seperti Majalengka. Di Majalengka, peredaran Narkotika sudah cukup meningkat, mengingat sampai saat ini Polres Majalengka sudah menangani kasus tersebut mencapai 24 kasus narkotika baik golongan tanaman ataupun bukan tanaman.
Shabu dan ganja saat ini sedang mendominasi track record peredaran Narkotika di Majalengka. sudah lebih dari 20 orang yang masuk dalam sel jeruji di Kepolisian Resort Majalengka. Dari beberapanya adalah gembong gembong dari Shabu dan Ganja tersebut.
Mungkin hal ini biasa dikehidupan kota besar seperti Bandung ataupun Jakarta., tetapi untuk wilayah Majalengka, merupakan hal yang sangat serius untuk kehidupan yang akan datang bagi penerus penerus Majalengka. Untuk itu, Peredaran Narkotika di Majalengka harus benar benar dijadikan prioritas utama bagi seluruh kalangan baik pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama, sesepuh, pemda dan kalangan lainnya. untuk sama sama membantu Kepolisian Resort Majalengka baik dalam penanggulangannya ataupun penindakannya.
Mari... Masyarakat Majalengka bersama sama untuk mengatakan,,.. SAY NO TO DRUGS....!!!!!
Kamis, 13 Oktober 2011
Jumat, 30 September 2011
30 september 2011
hari ini senaaaaaang sekaliii...pertama kalinya mengisi blog ini .....bingung mau nulis apa....
blog ini bukan saya sendiri yang buat tapi istri saya tercinta, oleh karenanya saya blm bisa mengggunakan blog ini.dan saat ini kebetulan istri saya sedang memberikan "les private" ttg fitur2 yang ada didlm blog ini...(hiihihihihii)
rumit jg ya,,hmmm...........tp gpp sebisa mungkin saya akan menuangkan ide2 saya dlm blog ini smga bisa bermanfaat bagi kita semua.....amien.........mungkin sekian dulu ya,,nanti disambung lagi
alhamdulilah ya..sesuatu bgt ya *_^
overall now im feel so heppiiii....coz my wife in side me...
luv u ....... my luvly wife........smart wife n beautyfuly wife .........love u so much n miss u soo..........
Karena dirimulah hidupku berarti sekarang................
blog ini bukan saya sendiri yang buat tapi istri saya tercinta, oleh karenanya saya blm bisa mengggunakan blog ini.dan saat ini kebetulan istri saya sedang memberikan "les private" ttg fitur2 yang ada didlm blog ini...(hiihihihihii)
rumit jg ya,,hmmm...........tp gpp sebisa mungkin saya akan menuangkan ide2 saya dlm blog ini smga bisa bermanfaat bagi kita semua.....amien.........mungkin sekian dulu ya,,nanti disambung lagi
alhamdulilah ya..sesuatu bgt ya *_^
overall now im feel so heppiiii....coz my wife in side me...
luv u ....... my luvly wife........smart wife n beautyfuly wife .........love u so much n miss u soo..........
Karena dirimulah hidupku berarti sekarang................
Senin, 26 September 2011
JAYALAH TERUS POLISI INDONESIA !!
27 September 2011 ..this blog release !!!!!
Sedikit tulisan ttg apa itu makna TRI
BRATA
KAMI POLISI INDONESIA
Sedikit tulisan ttg apa itu makna TRI
BRATA
KAMI POLISI INDONESIA
-
BERBAKTI KEPADA NUSA DAN BANGSA # DENGAN PENUH KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA #
-
MENJUNJUNG TINGGI KEBENARAN, KEADILAN, DAN KEMANUSIAAN # DALAM MENEGAKKAN HUKUM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA # YANG BERDASARKAN PANCASILA DAN UNDANG - UNDANG 1945 #
-
SENANTIASA MELINDUNGI MENGAYOMI DAN MELAYANI, MASYARAKAT # DENGAN KEIKHLASAN UNTUK MEWUJUDKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN #
Makna Tribrata
Tribrata dalam
pengertian lama merupakan dua kata yang ditulis tidak terpisahkan. Tri
artinya tiga dan brata / wrata artinya jalan / kaul. Maka artinya adalah
tiga jalan / kaul.
Sedangkan tribrata dalam pengertian baru telah menjadi satu sukukata TRIBRATA yang artinya TIGA AZAS KEWAJIBAN.
Maka
dalam pengucapannyapun tidak boleh lagi ada pemenggalan kata antara TRI
dan BRATA ( TRI — BRATA ) melainkan menjadi satu ucapan kata yaitu
TRIBRATA.
Tribrata
adalah nilai dasar yang merupakan pedoman moral dan penuntun nurani
bagi setiap anggota Polri serta dapat pula berlaku bagi pengemban fungsi
kepolisian lainnya.
1. Kami Polisi Indonesia, mengandung makna sebagai berikut :
a. Bahwa
kita Polisi Indonesia adalah berketuhanan Yang Maha Esa, berbangsa
Indonesia, bernegara Indonesia dan bermasyarakat Indonesia.
b. Kita
harus bangga bahwa kita menjadi Polisi Indonesia, Polisi Indonesia yang
bangga dengan bangsanya, negaranya dan masyarakatnya.
Bangga
menjadi Polisi yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bangga menjadi
Polisi yang selalu setia kepada Pimpinan Polri dan Negara. Juga harus
bangga menjadi Polisi yang senantiasa berani bertanggung jawab atas apa
yang rnenjadi tugasnya.
c. Merupakan
pernyataan ikatan jiwa korsa yang kuat antar sesama anggota Polri,
untuk selalu memupuk kebersamaan merasa senasib sepenanggungan. Dengan
tidak saling menjungkirbalikkan antar sesama anggota hanya karena
kepentingan pribadinya.
d. Merupakan
pernyataan netralitas kita anggota Polri artinya tidak berpihaknya kita
anggota Polri terhadap urusan politik atau kebijakan pemerintah ataupun
dalam berbagai perkara yang kita tangani baik secara institusi maupun
pribadi, sepanjang kita masih menjadi anggota Polri.
2. BRATA
PERTAMA: Kami Polisi Indonesia berbakti kepada nusa dan bangsa dengan
penuh ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mengandung makna sebagai
berikut:
a. Kita
adalah Polisi sekaligus juga sebagai hamba Tuhan. Maka ketika kita
melaksanakan tugas dan fungsi kita sebagai anggota Polisi disaat itu
juga kita harus ingat dan sadar bahwa Tuhan selalu bersama kita dan
sedang mengawasi apa saja yang kita kerjakan. Maka jadikanlah tugas kita
itu sebagai bagian amal ibadah kita kepada Tuhan.
b. Kita
harus memiliki nilai nasionalisme dan kebangsaan, dalam arti bahwa
dalam tugas kita haruslah mendahulukan kepentingan bangsa dan negara
dari pada kepentingan pribadi atau golongan.
c. Kita
polisi Indonesia adalah Polisi bangsa Indonesia, Polisi negara
Indonesia dan bukan sebagai alat politik atau alat pemerintah.
3. BRATA
KEDUA : Kami Polisi Indonesia menjunjung tinggi nilai kebenaran,
keadilan dan kemanusiaan dalam menegakkan hukum negara kesatuan Republik
Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,
mengandung makna :
a. Bahwa
kita anggota Polri adalah aparat negara sebagai penegak hukum, haruslah
siap menegakkan hukum baik terhadap diri pribadi maupun orang
lain/masyarakat.
b. Haruslah kita ketahui bahwa negara kita adalah negara hokum bukan negara kekuasaan.
c. Bahwa
kita anggota Polri harus sanggup dan mampu untuk selalu menjunjung
tinggi kebenaran dan keadilan dengan membela yang benar dengan
kebenarannya serta kita harus menghargai dan menghormati hak-hak orang
lain,
d. Kita anggota Polri harus mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas kita kepada masyarakat, bangsa dan negara.
e. Kita
anggota Polri harus mengakui bahwa negara kita adalah Negara Kesatuan
Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
1945.
4. BRATA
KETIGA : Kami Polisi Indonesia senantiasa melindungi, mengayomi dan
melayani masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan
ketertiban, mengandung makna :
a. Bahwa
kita anggota Polri harus selalu siap melindungi, mengayomi dan melayani
masyarakat dengan penuh keikhlasan, tanpa paksaan siapapun serta tanpa
adanya kepentingan apapun kecuali karena tugas dan tanggung jawab
semata.
b. Bahwa kita anggota Polri secara umum tugasnya adalah sebagai Pelindung dan Pelayan masyarakat.
c. Masyarakat adalah sentral/pusatnya dimanapun kita anggota Polri mengabdikan diri.
d. Antara
kita anggota Polri dan masyarakat yang kita layani adalah sejajar
dimata hukum dan perundang-undangan negara. Artinya kita tidak boleh
semena-mena dan semaunya sendiri, kita tidak boleh menganggap bahwa
masyarakat itu bodoh dan lain-lain. Akan tetapi jadikanlah masyarakat
itu sebagai mitra dalam ketertiban, kenyamanan, keamanan dan penegakkan
hukum.
Langganan:
Postingan (Atom)